SUARA INDONESIA
Banner

Festival Kolak di Desa Gombolirang Banyuwangi Dongkrak Perekonomian Warga

BANYUWANGI- Pelaksanaan Festival Kolak di Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (10/4/2021) malam, jadi langkah strategis mendongkrak perekonomian warga sekitar.

Festival yang diselenggarakan di sepanjang jalan Desa Gombolirang ini menawarkan berbagai varian olahan kolak. Mulai dari kolak pisang, kolak kolang-kaling, kolak ketan hitam, hingga kolak kopyor.

Tak hanya olahan kolak yang bisa pengunjung nikmati. Dalam festival tersebut juga tersedia berbagai macam jajanan khas suku osing. Mulai kucur, bikang, sumping, dan jajanan khas lainnya.

Pantauan di lapangan, terlihat stand berjajar sepanjang jalan. Bola-bola lampu tampak menghiasi menambah kesan indah dalam festival tersebut.

Warga setempat antusias menghadiri Festival Kolak di sepanjang jalan Desa Gombolirang, Kabat.

Menurut Ketua Panitia Festival, Malik Rizal Manam, seluruh elemen masyarakat di desa setempat ikut terlibat. Mulai dari pemuda karang taruna, remaja putri yang bertindak sebagai penjaga stand, dan ibu-ibu PKK membantu menyiapkan berbagai macam olahan.

Festival ini digelar bermaksud untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dan mengenalkan potensi Desa Gombolirang kepada masyarakat luas terutama di wilayah Banyuwangi.

“Acara ini berangkat dari pemikiran para remaja yang tergabung dalam karang taruna. Kami ingin desa memiliki ikon yang bisa dibanggakan dan hal tersebut berdampak signifikan terhadap kemajuan ekonomi dan pembangunan,” kata Malik Rizal kepada Suara Indonesia.

Sementara salah satu pedagang, Novi mengatakan, adanya festival kuliner ini sangat membantu menambah pendapatan warga setempat. Bahkan, kata dia, saking antusiasnya dirinya bersama pedagang lain menyiapkan seluruh kebutuhan sejak tiga hari yang lalu.

“Kami sangat menyambut dengan antusias terhadap diadakannya festival ini. Karena ini sebagai langkah untuk menambah pemasukan warga Desa Gombolirang," ujarnya. 

Penyelenggara festival berharap dalam jangka panjang bisa mendatangkan banyak pengunjung. Sehingga dapat dilirik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk dimasukkan dalam kalender Festival Banyuwangi.


Pewarta: Khoirul Anam

Apa Reaksi Anda?