SUARA INDONESIA
Banner

Ponpes Wali Barokah dan LDII Puji Kinerja Pemkot Kediri

KEDIRI- Pemerintah Kota Kediri di bawah kepemimpinan Walikota Abdullah Abu Bakar mendapat pujian dari Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri.

Mereka mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Kediri yang telah mendapatkan penghargaan 10 besar kota yang bertoleransi tinggi, serta kota terbahagia nomor satu di Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Walikota Abdullah Abu Bakar berkunjung ke Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri, Rabu (11/5/2022) kemarin.

Ketua Ponpes Wali Barokah KH Sunarto menyampaikan, hubungan antara Pemerintah Kota Kediri dengan Ponpes Wali Barokah dan LDII selama ini terjalin dengan baik.

"LDII selalu membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai peraturan dan instruksi pihak-pihak terkait. Semoga hubungan ini bisa selalu terjalin dengan baik, dan Pemerintah Kota Kediri terus membuat kebijakan yang mensejahterakan warganya," ucap KH Sunarto.

Pada akhir sesi acara ini, KH Sunarto mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri yang telah memimpin Kota Kediri dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Ketua LDII Kota Kediri Agung Riyanto mengharapkan hubungan baik antara Pemerintah Kota Kediri dan LDII supaya lebih bisa ditingkatkan lagi dalam semua bidang.

“LDII selalu siap bekerja sama dan mendukung program Pemerintah Kota Kediri dalam segala bidang, sehingga hubungan yang sudah baik ini bisa semakin ditingkatkan kebaikannya,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, kedatangannya di Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri dalam rangka silaturahim, safari di bulan syawal.

"Temu kangen dengan para Pengurus LDII dan sekaligus meminta maaf selama memberikan pelayanan di Kota Kediri,” ungkap Abu.

Kota Kediri adalah kota yang identik dengan pesantren yang ada di dalamnya, beragam ormas dan Pondok Pesantren ada di Kota Kediri, tetapi masyarakat dan tokoh-tokoh agamanya pun guyub rukun dengan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) serta kategori kota terbahagia di Indonesia nomor satu.

“Kota Kediri itu kota bernuansa pondok pesantren, bisa rukun dalam wadah FKUB, bahkan Kota Kediri merupakan kota yang mendapatkan nominasi kategori kota terbahagia nomor satu di Indonesia,” terangnya.

Pria yang kerap dipanggil Mas Abu ini juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Kediri, terutama warga LDII yang membantu Kota Kediri mendapatkan beberapa penghargaan.

“Semua penghargaan yang didapatkan Kota Kediri adalah dukungan dan dorongan dari semua pihak yang guyup rukun, termasuk warga LDII, terima kasih selalu memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Kediri,” ucapnya.

Menurutnya, Hari Raya Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk saling bersilaturahim dan memaafkan, maka dalam waktu ini pula Wali Kota Kediri menyampaikan maaf selama melayani masyarakat Kota Kediri. 

“Kami mewakili pejabat di Pemerintah Kota Kediri mengucapkan taqobbalallahu minna waminkum, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin, selama memimpin Kota Kediri jauh dari sempurna,” tutur Mas Abu.

“Kami berharap masyarakat bisa memberikan banyak masukan dan saran untuk kami, sehingga dalam melayani masyarakat Kota Kediri semakin lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?