SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Banyuwangi Jadi Basis Perdana Santai Seaplane untuk Wisata Udara Premium

Muhammad Nurul Yaqin - 12 June 2026 | 20:06
Wisata Banyuwangi Jadi Basis Perdana Santai Seaplane untuk Wisata Udara Premium
Bupati Ipuk menerima jajaran Santai Seaplane di Banyuwangi. (Foto: Istimewa).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Banyuwangi kembali menarik minat pelaku industri pariwisata. Kali ini, perusahaan penerbangan amfibi Santai Seaplane memilih daerah di ujung timur Pulau Jawa tersebut sebagai basis operasional pertamanya di Indonesia.

Santai Seaplane merupakan maskapai yang berada di bawah naungan Seaplane Asia dan berfokus pada layanan penerbangan wisata premium. Kehadirannya di Banyuwangi diharapkan membuka akses baru menuju berbagai destinasi unggulan dengan konsep perjalanan yang mengutamakan pengalaman wisata udara.

Keputusan tersebut disampaikan CEO Seaplane Asia, Denis Keller, saat bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Rabu (10/6/2026).

Menurut Denis, posisi Banyuwangi yang berada di antara Pulau Jawa dan Bali menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengembangan jaringan layanan penerbangan wisata.

"Banyuwangi sebagai gerbang yang menghubungkan Jawa dan Bali sehingga peluang untuk membuka konektivitas pariwisata sangat besar," ujar Denis.

Selain letaknya yang strategis, Banyuwangi juga dinilai memiliki daya tarik wisata yang lengkap. Mulai dari destinasi alam kelas dunia, kekayaan budaya lokal, hingga fasilitas pendukung pariwisata yang terus berkembang.

Kondisi tersebut dinilai mendukung rencana pengembangan rute penerbangan wisata ke berbagai kawasan di Indonesia, baik ke arah barat maupun timur.

Denis menjelaskan, konsep yang diusung Santai Seaplane tidak sekadar menghadirkan moda transportasi udara. Pengalaman menikmati pemandangan dari udara menjadi nilai utama yang ditawarkan kepada wisatawan.

"Jadi konsep kami seaplane bukan sekedar alat transportasi, tapi justru pengalaman selama penerbangannya menjadi sesuatu yang menarik dan spesial. Kami ingin membawa pariwisata berkualitas dengan pengalaman premium yang lebih banyak lagi di Banyuwangi," ujarnya.

Selain melayani wisatawan, armada pesawat amfibi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, seperti pengiriman kargo maupun evakuasi medis di wilayah yang sulit dijangkau.

"Pesawat ini sangat mudah untuk dikonfigurasi, lebih aman, nyaman, cepat, serta lebih ramah lingkungan," imbuhnya.

Sementara itu, CEO Santai Seaplane, Wirmandi Sugriat, mengatakan operasional penerbangan direncanakan mulai berjalan pada Juli 2026. Saat ini perusahaan telah menyiapkan home base di Bandara Banyuwangi dan menargetkan tiga pesawat beroperasi pada tahun pertama.

Armada yang digunakan adalah Cessna Caravan 208 EX Amphibian, pesawat yang dikenal memiliki standar keselamatan tinggi dan mampu beroperasi di berbagai kondisi.

"Menjadikan Bandara Banyuwangi sebagai basis operasional pertama memungkinkan kami melampaui model penerbangan konvensional dan menciptakan gerbang menuju berbagai destinasi unggulan Indonesia yang sekaligus terpencil dan memiliki nilai ekologis tinggi. Tujuan kami adalah membangun konektivitas bernilai tinggi yang mendukung pariwisata berkelanjutan, dengan bekerja sama erat bersama pemerintah, otoritas terkait, masyarakat lokal, dan mitra industri perhotelan," ujar Wirmandi.

Layanan penerbangan nantinya akan tersedia dalam dua skema. Beberapa rute dapat dipesan per kursi (by the seat), sementara rute lainnya menggunakan sistem charter sesuai kebutuhan pelanggan.

Bupati Ipuk menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, kehadiran layanan wisata udara premium akan memperkaya pilihan akses wisata sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi internasional.

"Kehadiran layanan pariwisata udara premium ini kami harapkan akan semakin memperluas jangkauan wisata Banyuwangi dan menunjukkan kesiapan Banyuwangi sebagai destinasi wisata global," ujar Ipuk.

Pertemuan itu juga dihadiri General Manager Bandara Banyuwangi Mohammad Holik Muardi serta Direktur Akademi Penerbangan Indonesia Banyuwangi Capt. Daniel D. Rumani. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV