SUARA INDONESIA
Banner

PDI Perjuangan Banyuwangi Panaskan Mesin Jelang Pilkada dengan Pelatihan Saksi dan Guraklih

BANYUWANGI- Tahap pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banyuwangi 2020 sisa 8 hari lagi.

DPC PDI Perjuangan Banyuwangi pun semakin memanaskan mesin partai untuk memenangkan kandidat yang mereka usung.

Sudah berlangsung lebih 10 hari, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi melaksanakan Pelatihan Saksi dan regu penggerak pemilih (Guraklih) di tiap kecamatan.

Kali ini pelatihan berlangsung di Kecamatan Muncar, Selasa (1/12/2020). Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi I Made Cahyana Negara, saat menghadiri acara tersebut memompa semangat pasukan daratnya.

Karena ini menyangkut marwah partai, Made meminta semua kader wajib bertempur habis-habisan di lapangan, memenangkan pasangan yang diusung PDI Perjuangan yakni Ipuk-Sugirah.

"Kader PDI Perjuangan taat dan patuh pada keputusan ketua umum, kalau ada yang mbalelo dari perintah partai dan Ibu Ketum jelas itu bukan kader PDI Perjuangan," ucap Made di hadapan para kader.

Made juga menanyakan kesanggupan para kader yang dilatih menjadi saksi dan Guraklih. "Bapak dan Ibu sanggup memenangkan Pasangan Ipuk Sugirah?," tanya dia. Para peserta pun menjawab dengan kompak "sanggup" dan disambut dengan sorak-sorai para kader PDI Perjuangan yang hadir.

Sementara disampaikan salah satu saksi PDI Perjuangan dari Kecamatan Muncar, Budi, bahwa dari 500 kader yang direkrut mengikuti pelatihan khusus di wilayah setempat, mengaku semakin bersemangat memenangkan Pilkada Banyuwangi.

"Kita akan buktikan kalau kader PDI Perjuangan solid dan sanggup memenangkan Paslon 2 Ipuk-Sugirah," janjinya.

Pelatihan Saksi dan Guraklih ini di targetkan melibatkan 7000 kader saksi dan Guraklih se Kabupaten Banyuwangi yang digelar secara simultan. Selain dibekali dengan teknik menjadi saksi yang baik, juga dibekali dengan materi ideologi partai dan empat pilar kebangsaan. (*)

Apa Reaksi Anda?