SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Pamit ke Ladang, Nenek 87 Tahun di Banyuwangi Ditemukan Tewas di Hutan Setelah 4 Hari Hilang

Muhammad Nurul Yaqin - 20 March 2025 | 20:03
Peristiwa Pamit ke Ladang, Nenek 87 Tahun di Banyuwangi Ditemukan Tewas di Hutan Setelah 4 Hari Hilang
Proses evakuasi jenazah korban dari kawasan hutan di Kalibaru, Banyuwangi, yang berbatasan dengan Kabupaten Jember. (Foto: Dok. SAR Banyuwangi).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Sami, nenek berusia 87 tahun asal Dusun Lekab, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, ditemukan tewas setelah empat hari hilang di hutan.

Korban sebelumnya berpamitan ke keluarga untuk pergi ke ladang mengambil sayuran di sebelah utara Desa Banyuanyar pada Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Namun hingga malam, korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga berinisiatif mencari ke area kebun kopi yang mengarah ke ladangnya.

Seorang saksi sempat melihat korban berjalan di sekitar kebun kopi, tetapi pencarian oleh keluarga hingga Minggu (16/3/2025) malam tidak membuahkan hasil.

Pada Senin (17/3/2025) pencarian kembali dilakukan oleh warga, namun belum juga ketemu. Keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak desa yang kemudian meneruskannya ke BPBD Jatim dan Basarnas Pos SAR Jember.

Tim SAR gabungan pun segera dikerahkan, melibatkan unsur dari Pos SAR Jember, aparat desa, serta relawan untuk melakukan penyisiran di sekitar area hutan.

“Setelah empat hari pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (20/3/2025) pukul 17.00 WIB,” ujar Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setia Budi.

Jenazah ditemukan di koordinat 08°15'31.859"S 113°57'15.890"E, sekitar 819 meter dari lokasi korban terakhir terlihat.

Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke rumah duka yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penemuan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” tambah Wahyu.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV