SUARA INDONESIA
Banner

Hujan Lebat, Material Longsor Kembali Tutup Akses Jalan di Erek-erek Ijen

BANYUWANGI- Material lumpur kembali menutup beberapa meter jalur di erek-erek Ijen, pasca diguyur hujan lebat, Jumat (1/7/2022). Evakuasi material longsor yang sudah mencapai 90 persen itu, kini terpaksa harus diperpanjang. 

Demi keamanan para personel, proses evakuasi material longsor dihentikan untuk sementara. "Kita memilih untuk dihentikan untuk sementara, sampai hujan yang mengguyur wilayah Ijen reda," kata Plt Kalaksa BPBD Banyuwangi, Ilzam Nuzuli.

Ilzam menyebut, jalan yang menghubungkan dua kabupaten yakni Banyuwangi - Bondowoso itu, sebenarnya akan dibuka hari ini. Namun terkendala hujan, sehingga dijadwalkan diundur.

"Pembukaan jalur sendiri belum bisa kami dipastikan. Dikarenakan, jika masih diguyur hujan. Maka proses evakuasi tetap diperpanjang kembali," kata Ilzam.

Pihaknya memilih untuk proses evakuasi diperpanjang. Agar, tidak membahayakan personel dari BPBD, TNI-Polri, maupun masyarakat tetap terjaga. 

"Kita memilih untuk memperpanjang waktu pembukaan jalur, daripada mengorbankan para personel yang ada di lapangan. Agar, tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tuturnya.

Paginya, Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi Danang Hartanto menyebut, material longsor yang menutup jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 6 meter itu, sudah bisa ditembus. Namun sementara belum bisa dilalui, karena kondisi jalan masih licin.

"Kemarin sudah sudah tembus, tinggal finishing pembersihan. Akses sementara masih kita tutup karena masih licin, banyak sisa lumpur di jalan," ucap Danang.

Namun hal itu diluar dugaan, cuaca yang masih sering turun hujan, membuat gerak petugas terbatasi. Karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. 

Evakuasi material pun harus diperpanjang, dikarenakan hujan lebat itu membuat jalan yang dilalui licin. Alat berat maupun mobil tangki mudah tergelincir jika proses evakuasi terus dilakukan. (*)

Apa Reaksi Anda?