SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Selama Masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 9 Jember Tambah Personel untuk Jaga Perlintasan Sebidang

Muhammad Nurul Yaqin - 11 March 2026 | 17:03
News Selama Masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 9 Jember Tambah Personel untuk Jaga Perlintasan Sebidang
Petugas KAI berjaga di perlintasan sebidang wilayah Daop 9 Jember. (Foto: Dok. KAI).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI – PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember memperkuat pengamanan jalur dan perlintasan sebidang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api di tengah peningkatan frekuensi perjalanan.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan penguatan difokuskan pada perlintasan sebidang yang belum dijaga permanen. Dari pendataan, terdapat 54 titik perlintasan tidak terjaga di wilayah Pasuruan hingga Banyuwangi.

“Selama masa Angkutan Lebaran, kami menempatkan 107 petugas jaga perlintasan ekstra di 54 titik tersebut. Ini bagian dari upaya mitigasi untuk mencegah potensi gangguan keselamatan,” ujar Cahyo di Banyuwangi, Rabu (11/3/2026).

Penempatan petugas tersebut tersebar di sejumlah wilayah operasional, meliputi Pasuruan sebanyak 3 titik dengan 6 petugas, Probolinggo 7 titik dengan 14 petugas, Lumajang 5 titik dengan 9 petugas, Jember 28 titik dengan 56 petugas, serta Banyuwangi 12 titik dengan 22 petugas. Distribusi ini disesuaikan dengan tingkat kepadatan jalur kereta api serta jumlah perlintasan di masing-masing wilayah.

Penebalan personel itu berlaku mulai 18 Maret hingga 31 Maret 2026. Petugas disiagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan perjalanan kereta api tetap aman serta lancar.

Selain penjagaan perlintasan, KAI Daop 9 juga menambah 19 petugas penilik jalur ekstra. Mereka bertugas memantau kondisi rel secara lebih intensif di 19 petak jalur dari Pasuruan sampai Ketapang.

“Penambahan ini untuk meningkatkan keandalan prasarana. Jika ada gangguan di jalur, bisa segera kami deteksi dan tangani lebih awal,” jelasnya.

KAI juga menempatkan personel di empat daerah pengawasan khusus (Dapsus) yang dinilai rawan, yakni di Pasuruan, dua titik di Jember, dan satu di Banyuwangi. Beberapa berada di area jembatan dan terowongan Merawan–Garahan yang memiliki potensi longsor cukup tinggi.

Total ada delapan petugas tambahan yang disiagakan di titik-titik rawan tersebut selama periode Lebaran.

Di sisi operasional, Daop 9 Jember juga menambah dua perjalanan KA Mutiara Timur Tambahan relasi Ketapang–Surabaya Gubeng. Dengan demikian, selama masa Angkutan Lebaran terdapat 26 perjalanan kereta api per hari, terdiri dari 24 reguler dan dua tambahan.

Untuk kesiapan sarana, KAI memastikan seluruh armada telah melalui uji kelaikan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Sebanyak 11 lokomotif dinyatakan siap operasi, dengan 10 unit dinas dan dua cadangan.

Selain itu, sekitar 109 kereta juga telah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan layak jalan. “Dari sisi sarana dan prasarana kami pastikan siap. Komitmen kami, perjalanan kereta api selama Lebaran tetap aman, tepat waktu, dan lancar,” tegas Cahyo.

KAI Daop 9 Jember juga mengingatkan masyarakat agar disiplin saat melintas di perlintasan sebidang, mematuhi rambu, serta mendahulukan kereta api demi keselamatan bersama. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV