SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Kado Istimewa di Hari Jadi ke-52 Korpri, Puluhan Warga di Banyuwangi Dapat Bedah Rumah

Muhammad Nurul Yaqin - 29 November 2023 | 17:11 - Dibaca 3.37k kali
News Kado Istimewa di Hari Jadi ke-52 Korpri, Puluhan Warga di Banyuwangi Dapat Bedah Rumah
Sekda Mujiono secara simbolis menyerahkan program bedah rumah Korpri di depan rumah warga yang akan dibangun, Rabu (29/11/2023).

BANYUWANGI, SUARA INDONESIA - Puluhan warga di Banyuwangi, Jawa Timur, mendapat kejutan istimewa berupa bedah rumah. Hadiah itu sebagai kado spesial perayaan ulang tahun ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Acara tersebut menjadi momen bersejarah yang memperkuat ikatan sosial di antara anggota Korpri dan masyarakat Banyuwangi.

Korpri meluncurkan program bedah rumah untuk membantu warga kurang mampu di Banyuwangi. Sebanyak 25 rumah telah dipilih agar menjadi tempat yang lebih layak huni.

“Tiap penerima program bedah rumah itu diberi bantuan dana sebesar Rp 20 juta untuk menjadikan rumahnya layak huni,” kata Ketua Dewan Pembina Korpri Banyuwangi Mujiono, Rabu (29/11/2023).

Mujiono yang juga menjabat sebagai Sekda Banyuwangi itu mengatakan, program bantuan bedah rumah merupakan salah satu upaya menurunkan angka kemiskinan di Banyuwangi. Sasaran dari program itu adalah satu rumah di tiap kecamatan.

"Sesuai arahan Ibu Bupati, sebagai salah satu upaya program reformasi birokrasi untuk menurunkan angka kemiskinan, kami melaksanakan program bedah rumah ini pada HUT ke-52 Korpri. Tiap kecamatan kami minta untuk menentukan satu rumah yang menjadi prioritas untuk dibangun," ungkapnya.

Proses peletakan batu pertama pembangunan rumah digelar di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi. Rumah Edi Purnomo di Jalan Ikan Tombro menjadi sasaran program itu.

Rumah Edy berukuran 8 meter x 10 meter, dengan bangunan utama berupa kayu. Edi tinggal bersama seorang istri dan dua anak di hunian tersebut. Rumah itu terakhir kali direnovasi seadanya 17 tahun silam.

Dengan bantuan program bedah rumah Korpri, rumah Edi yang berada di perkampungan padat penduduk itu akan dibangun dengan material bata.

"Bantuan kami standarkan Rp 20 juta per rumah. Insyaallah dengan bantuan itu, rumah warga akan jadi rumah yang layak huni. Ini komitmen kami di Korpri sebagai upaya membantu warga kurang mampu," sambung Mujiono.

Edi, sebagai penerima program bedah rumah, mengaku bersyukur atas bantuan yang didapat. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang membantu hingga rumahnya akan dibangun menjadi lebih layak.

Sebagai pedagang jajanan keliling, Edi mengaku penghasilannya tak menentu. Dalam sehari, ia mengantongi penghasilan bersih sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu.

"Terima kasih rumah saya akan dibangun. Saya sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada korpri dan semua pihak," kata Edi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya