SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Pemkab Banyuwangi Sepakat Saham di PT BSI Dialihkan ke Dana Abadi

Muhammad Nurul Yaqin - 25 October 2023 | 15:10 - Dibaca 3.84k kali
News Pemkab Banyuwangi Sepakat Saham di PT BSI Dialihkan ke Dana Abadi
Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Mujiono. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

BANYUWANGI, Suaraindonesia.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi juga sepakat dengan usulan DPRD untuk mengalihkan saham Pemkab di perusahaan tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) ke dana abadi.

"Secara prinsip Pemkab sepakat, toh itu uangnya tidak ke mana-mana. Jadi modalnya tetap, tapi bunganya yang digunakan untuk kesejahteraan masyarakat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Mujiono, Rabu (25/10/2023).

Mujiono menyebut, Pemkab Banyuwangi saat ini memegang saham di PT Bumi Suksesindo sebanyak 950 juta lembar. Harga per lembar saham saat ini sekitar Rp 2.500, sehingga dapat diasumsikan nominal uang Pemkab di PT BSI hampir Rp 2,5 triliun.

"Jadi teman-teman DPRD itu minta agar saham dijual ketika harga naik. Katakan di harga Rp 5 ribu per lembar nya. Sehingga nominal yang bisa didapat sebesar Rp 5 triliun. Jadi uang ini yang nantinya akan didepositokan di bank untuk dijadikan dana abadi," bebernya.

Menurut Mujiono, rencana pengalihan saham Pemkab di anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk itu sudah lama dipikirkan. Dan sekarang, dorongan juga diperkuat oleh dewan. Sehingga bisa diwujudkan di waktu mendatang.

"Terlebih saat ini sudah ada undang-undang yang mengatur hal itu. Tinggal peraturan presiden (PP) yang belum ada. Sudah kita koordinasikan beberapa kali dengan Mendagri untuk pembentukan PP nya," tuturnya.

Mujiono menambahkan, Pemkab sebelumnya telah menjual sebagian lembaran saham di PT BSI. Jika dinominalkan mencapai sekitar Rp 280 miliar. Anggaran tersebut dipergunakan untuk kemaslahatan masyarakat di Bumi Blambangan.

"Waktu itu kita pernah menjual saham. Itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur di desa yang masuk Ring Satu. Per desa itu anggarannya mencapai Rp 5 miliar. Dari sektor kesehatan juga kita sentuh, seperti pembenahan Puskesmas dan lainnya," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, Ruliyono, mendorong pengalihan saham Pemkab di PT BSI, sebuah perusahaan tambang emas terkemuka yang beroperasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, untuk dialihkan menjadi dana abadi.

Pengalihan saham ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Banyuwangi. Dana abadi akan digunakan untuk berbagai program pembangunan sosial dan ekonomi yang akan membantu masyarakat yang membutuhkan, serta proyek-proyek infrastruktur yang akan meningkatkan kualitas hidup di daerah tersebut.

"Kami percaya bahwa pengalihan saham Pemkab Banyuwangi di PT Bumi Suksesindo ke dana abadi adalah langkah yang tepat dan strategis. Dana tersebut akan digunakan untuk kepentingan jangka panjang masyarakat dan akan membantu menciptakan lebih banyak peluang dan manfaat bagi anak cucu kita nanti," ujar Ruli.

Ruli mengasumsikan, saham Pemkab di PT BSI bisa dijual katakan saat harganya mencapai Rp5 ribu per lembar. Sehingga diasumsikan, nominal uang yang dihasilkan bisa mencapai Rp5 triliun.

"Artinya Rp5 triliun ini didepositokan ke bank pemerintah dan bunganya bisa diberikan untuk pemberdayaan desa diluar DD dan ADD. Jika bunga per tahun katakan 6 persen, maka bisa menghasilkan kurang lebih Rp 300 miliar. Jadi bisa dibagi Rp 1 miliar ke desa/kelurahan untuk kesejahteraan masyarakat," beber Ruli.

Menurut dia, jika ini terealisasi maka akan menjadi langkah yang progresif dalam menjaga kepentingan masyarakat. Ia berpendapat bahwa dengan pengalihan saham ini, Pemkab Banyuwangi bisa lebih fokus pada pengembangan sektor lain yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan kesejahteraan warga. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Danu Sukendro

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya