SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Gandrung Sewu Dongkrak Ekonomi Warga, UMKM hingga Penginapan di Banyuwangi Kebanjiran Berkah

Muhammad Nurul Yaqin - 26 October 2025 | 12:10
Ekbis Gandrung Sewu Dongkrak Ekonomi Warga, UMKM hingga Penginapan di Banyuwangi Kebanjiran Berkah
Pelaku UMKM Banyuwangi kebanjiran pembeli selama Festival Gandrung Sewu 2025 di Pantai Marina Boom, ajang budaya yang juga menggerakkan ekonomi warga. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI – Festival Gandrung Sewu 2025 sukses memukau ribuan penonton di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (25/10/2025). Event ini membawa berkah ekonomi.

Tak hanya menjadi magnet wisata, Gandrung Sewu juga mendatangkan rezeki bagi pelaku UMKM hingga pengusaha penginapan di Kabupaten Banyuwangi.

Ratusan pedagang yang berjualan di sekitar lokasi festival mencatat omzet meningkat tajam berkat membludaknya pengunjung dari berbagai daerah.

“Alhamdulilah, omzet kami meningkat. Hari ini saja bisa tembus Rp2 juta. Kalau hari biasanya, ya mentok sampai Rp1 juta,” ujar Selvi.

Pedagang Bakpao Panda itu sehari-hari berjualan di Jalan Kepiting. Ia merasa bersyukur bisa ikut berjualan di area festival.

Para pelaku UMKM difasilitasi berjualan sejak Kamis (23/10/2025) hingga puncak acara. Mereka menempati deretan stand yang disediakan panitia.

Mas Ulah, pedagang es teler, alpukat kocok dan manisan buah kering, juga meraup omzet jutaan rupiah selama tiga hari berjualan.

“Alhamdulilah laris manis jualan saya. Terima kasih Ibu Bupati yang telah konsisten menggelar berbagai event di Banyuwangi,” ungkapnya.

Ia menilai, event besar seperti Gandrung Sewu benar-benar membantu meningkatkan penghasilan para pelaku UMKM lokal.

Begitu juga Nanang, penjual es asongan. Ia berjualan keliling di lokasi acara dan mengaku dagangannya laris diserbu pembeli.

“Saya mulai berjualan jam 9 pagi, hingga sore omzet yang saya hasilkan sudah sekitar Rp500 ribu. Alhamdulilah bisa menambah penghasilan,” ujarnya.

Tak hanya UMKM, sektor akomodasi pun ikut terdongkrak. Hotel dan homestay di Banyuwangi mencatat tingkat hunian hampir penuh.

“Alhamdulilah sampai tadi malam tingkat hunian tamu hotel kami mencapai 90 persen. Mudah-mudahan event-event selanjutnya juga terus memberikan dampak positif,” kata General Manager Aston Banyuwangi, Catur Rahmadi.

Selain penginapan, jasa rias dan penyewaan kostum penari Gandrung turut kebanjiran pesanan menjelang pementasan kolosal tersebut. Termasuk sektor transportasi turut kecipratan rezeki.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, event budaya seperti Gandrung Sewu menjadi bagian dari strategi menggerakkan ekonomi daerah.

“Tujuan utama kita tidak hanya memperkenalkan Banyuwangi. Tapi menggerakkan semua sektor, agar semuanya berdampak dan bisa merasakan multiplayer effect pertumbuhan pariwisata di Banyuwangi,” ujarnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV