SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Keluarga Rizal Sampurna (30), pekerja migran asal Banyuwangi yang dikabarkan meninggal di Kamboja, masih berharap kabar tersebut tidak benar dan Rizal masih hidup. Kabar duka itu diterima keluarga secara misterius dan belum disertai bukti otentik.
Rizal, warga Lingkungan Sukowidi, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, meninggalkan rumah sejak Oktober 2024 untuk bekerja di luar negeri.
Namun, keberangkatannya ke Kamboja tidak diketahui pasti oleh pihak keluarga. Ia hanya berpamitan akan bekerja di luar kota, tanpa menyebut negara tujuan.
Kabar mengejutkan datang pada 5 April 2025. Ibu Rizal, Sulastri (51), didatangi seorang pria paruh baya tak dikenal. Pria itu memperlihatkan identitas Rizal dan meminta data kedua orang tua Rizal, tanpa menjelaskan maksud kedatangannya.
“Dia hanya bilang, besok akan ada yang memberi kabar, tunggu saja,” ujar Sulastri meniru perkataan orang tidak dikenal tersebut, saat ditemui di rumahnya, Selasa (15/4/2025).
Sehari setelahnya, Sulastri menerima panggilan dari nomor luar negeri, tepatnya dari Kamboja. Penelpon yang mengaku sebagai petugas di sana menyampaikan bahwa Rizal telah meninggal dunia karena sakit.
Namun saat diminta bukti kematian, foto jenazah, atau dokumen resmi, tak satupun dikirimkan.
Sulastri kemudian mengabarkan hal ini ke keluarga, termasuk kepada sepupu Rizal, Saputri (25). Saputri mencoba menghubungi nomor tersebut untuk mengonfirmasi kabar kematian Rizal. Namun informasi yang diterima hanya sebatas foto paspor Rizal.
“Katanya jenazah ada di Yim Undertaker Phnom Penh, tapi saat kami telusuri ke sana, nama Rizal tidak ditemukan,” kata Saputri.
Merasa tidak puas, Saputri kembali meminta penjelasan. Namun nomor yang digunakan untuk memberi kabar justru memblokir kontaknya.
Keluarga juga mengingat bahwa komunikasi terakhir dengan Rizal terjadi pada 16 Maret 2025. Saat itu, Rizal sempat menyampaikan ingin mengirim uang untuk lebaran, namun terkendala karena tidak bisa keluar dari tempat kerja.
Setelah percakapan itu, Rizal tidak pernah lagi memberi kabar. Hingga akhirnya muncul informasi simpang siur soal kematiannya.
Ibu Rizal masih percaya jika anaknya baik-baik saja disana.
“Saya masih berharap anak saya selamat. Tapi jika memang sudah meninggal, tolong bantu kami memulangkan jenazahnya,” pinta Sulastri dengan penuh harap.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi