SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Arus Mudik Meningkat, ASDP Operasikan 30 Kapal di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

Muhammad Nurul Yaqin - 25 March 2025 | 18:03
Peristiwa Arus Mudik Meningkat, ASDP Operasikan 30 Kapal di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk
Pemudik tiba dari Bali tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - ASDP Ketapang mengoperasikan sebanyak 30 kapal untuk melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pada Selasa (25/3/2025).

Hal itu karena seiring meningkatnya jumlah pemudik yang memilih mudik lebih awal, guna mengantisipasi kepadatan menjelang penutupan pelabuhan.

“Hari ini kami operasikan 30 kapal, tapi jika kondisi padat, bisa ditambah menjadi 32 kapal,” kata GM ASDP Ketapang, Yani Andriyanto.

Saat ini, total kapal yang siaga mencapai 54 unit. Keberadaannya memastikan kelancaran arus penyeberangan di tengah lonjakan pemudik yang terus meningkat setiap harinya.

Selain mengatur jumlah kapal, ASDP juga telah menyiapkan skema penutupan operasional pelabuhan dalam rangka Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 29 Maret 2025.

Pelabuhan Ketapang akan ditutup saat Nyepi di Bali pada 28 Maret pukul 17.00 WIB. Sementara Pelabuhan Gilimanuk tutup mulai 29 Maret pukul 06.00 WITA.

Pelayanan penyeberangan akan kembali dibuka serentak di kedua sisi pada 30 Maret pukul 06.00 WIB/WITA. Skema ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu, kepadatan yang sempat terjadi di Pelabuhan Gilimanuk karena sebagian besar pemudik memilih perjalanan malam hingga dini hari.

“Polanya sudah umum, pemudik roda dua lebih suka menyeberang malam untuk menghindari panas. Siang justru lebih lengang,” jelasnya.

ASDP juga mengantisipasi lonjakan arus balik dengan menyiapkan buffer zone agar kendaraan bisa beristirahat sebelum masuk pelabuhan.

“Buffer zone di Grand Watudodol, Terminal Sritanjung, dan Banyuwangi Beach akan digunakan untuk delay system jika pelabuhan penuh,” katanya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV