SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Turut Berduka Cita, Khofifah Santuni Keluarga Korban Meninggal KMP Tunu Pratama Jaya Asal Jatim

Muhammad Nurul Yaqin - 12 July 2025 | 20:07
News Turut Berduka Cita, Khofifah Santuni Keluarga Korban Meninggal KMP Tunu Pratama Jaya Asal Jatim
Penyerahan santunan oleh Gubernur Khofifah kepada keluarga korban meninggal KMP Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan ASDP Ketapang, Sabtu (12/7/2025). (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan secara simbolis kepada delapan keluarga korban meninggal dunia asal Jawa Timur dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

Santunan diserahkan langsung kepada ahli waris di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (12/7/2025). Khofifah turut didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, serta sejumlah pejabat dan tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian dan penyelamatan.

Khofifah mengatakan, setiap ahli waris menerima santunan sebesar Rp10 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap para korban.

Delapan korban yang menerima santunan tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, yakni Probolinggo, Blitar, dan sebagian besar dari Banyuwangi.

“Yang kami santuni adalah delapan korban meninggal dunia asal Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Suasana haru mewarnai prosesi penyerahan. Beberapa anggota keluarga korban menangis histeris sambil memeluk Khofifah. Bahkan, salah satu keluarga korban nyaris pingsan.

Khofifah turut menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia mendoakan para korban mendapat tempat terbaik disisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran dan keikhlasan.

“Kita semua berdoa semoga para korban husnul khotimah, semua amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT,” ucapnya.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, mengatakan, pencarian para korban KMP Tunu Pratama Jaya kembali diperpanjang hingga tiga hari kedepan Sabtu-Senin (12-14/7/2025).

Hingga pencarian hari ke 11 atau Sabtu (12/7/2025), total korban yang berhasil ditemukan sebanyak 48 orang, dengan rincian 30 selamat dan 18 meninggal dunia. Pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan tim SAR gabungan di selat Bali.

“Alhamdulillah siang ini, tadi pukul 10.40 WIB telah menemukan 1 korban lagi. Korban ke-48 dengan jenis kelamin wanita. Saat ini masih dalam proses identifikasi tim DVI (Disaster Victim Identification),” kata Eko. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV