SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Persewangi Banyuwangi menunjukkan mental baja di laga kedua babak 16 besar Liga 4 Jatim. Sempat tertinggal lebih dulu, mereka bangkit dan menundukkan Persedikab Kediri dengan skor tipis 2-1.
Berlaga di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Minggu (2/1/2025), Persewangi mendapat perlawanan sengit. Tim tamu unggul lebih dulu lewat sundulan Yohanis Don Bosco di menit 15. Gol itu tercipta dari skema sepak pojok.
Tertinggal satu gol, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, di menit 32, kapten tim Aniez Mujiono mencetak gol spektakuler lewat tendangan bebas yang gagal dibendung kiper Fariz Frisky.
Gol tersebut mengangkat moral para pemain Persewangi. Mereka terus menggempur pertahanan Persedikab, tetapi beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Persewangi melakukan perubahan strategi. Pelatih memasukkan Wahyu Lutfi dan M. Ilham untuk menambah daya gedor. Pergantian ini membuat serangan tuan rumah lebih agresif.
Upaya Persewangi akhirnya berbuah manis di menit 67. Alfian Alfarid menjadi pahlawan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persedikab dan sukses mencetak gol kemenangan bagi timnya.
Setelah unggul 2-1, Persewangi lebih fokus bertahan. Persedikab yang tak mau kalah terus menekan, tetapi solidnya barisan belakang tuan rumah membuat mereka kesulitan menembus pertahanan.
Kiper Persewangi, Muhammad Zaki, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial. Ia menggagalkan peluang emas Persedikab di menit-menit akhir dan memastikan kemenangan bagi timnya.
Hasil ini menjaga asa Persewangi untuk lolos ke fase berikutnya. Dengan tambahan tiga poin, mereka semakin percaya diri menghadapi laga selanjutnya di babak 16 besar Liga 4 Jatim.
Pelatih Persewangi, Alex Saununu bersyukur dengan raihan 3 poin yang didapat pada laga ini. Hasil ini menjadi modal penting untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
"Hasil hari ini kita syukuri. Di laga terakhir nanti melawan Mitra Surabaya kita harus bekerja lebih keras lagi," kata Alex seusai laga.
Alex mengaku harap-harap cemas dengan situasi sejumlah punggawa inti maupun pelapos yang tengah dirundung cedera. Meskipun cederanya tidak terlalu parah.
"Sehingga harus benar-benar hati-hati melakukan pergantian. Mudah-mudahan dua hari nanti pemain sudah dalam kondisi fit, karena target kita menang di laga terakhir nanti," tegasnya
Sementara itu, Pelatih Persedikab Kediri, Ambitie Dolus Cahyana meski cukup kecewa dengan hasil kekalahan ini, tapi ia mengapresiasi kinerja anak-anak asuhnya. Dia menyebut secara gameplan, tim sudah menerapkan skema yang diinstruksikan pelatih.
"Tim sudah bermain baik, tapi ini pertandingan yang ketat dan kita tadi kehilangan detail-detail kecil. Dan kita lengah disitu," kata dia.
Ia pun tak ingin meratapi hasil ini. Ia meminta timnya untuk fokus sebab masih ada satu laga tersisa melawan Persenga Nganjuk.
"Tetap kita berusaha sampai akhir, apapun hasilnya kita akan berjuang sampai akhir," tukasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi