SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Upaya memperkuat perlindungan bagi para pekerja terus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Banyuwangi. Salah satunya melalui pelibatan para Agen Perisai sebagai ujung tombak dalam sosialisasi dan perluasan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ke masyarakat.
Agen Perisai, atau Penggerak Jaminan Sosial Indonesia, merupakan perpanjangan tangan dari Tim Kepesertaan BPJAMSOSTEK yang memiliki tugas khusus untuk mengedukasi, mengakuisisi, hingga membantu pendaftaran peserta dari kalangan masyarakat umum, terutama segmen pekerja bukan penerima upah (BPU).
Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Banyuwangi, Ocky Olivia, dalam keterangannya menjelaskan, saat ini sistem keagenan tengah disesuaikan dengan format baru yang lebih efektif. Salah satunya dengan menetapkan syarat bahwa Perisai harus berbadan usaha, bukan lagi individu.
“Dengan adanya sistem keagenan terbaru ini diharapkan dapat mempercepat, dalam memperluas cakupan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terhadap pekerja Indonesia,” terang Ocky.
Selain berbentuk badan usaha, fokus utama dari sistem baru ini adalah memperluas akuisisi peserta dari segmen BPU. Segmen ini mencakup pekerja informal, seperti pedagang, petani, nelayan, dan pekerja lepas yang selama ini rentan terhadap risiko kerja, namun belum banyak tersentuh jaminan sosial.
Melalui program ini, Agen Perisai dapat memberikan informasi langsung kepada masyarakat, membantu proses pendaftaran, sekaligus memastikan mereka terlindungi dari risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga hari tua.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi