SUARA INDONESIA BANYUWANGI

DPRD Banyuwangi Apresiasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Panjang, Pariwisata Dinilai Makin Menggeliat

Muhammad Nurul Yaqin - 17 May 2026 | 20:05
Wisata DPRD Banyuwangi Apresiasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Panjang, Pariwisata Dinilai Makin Menggeliat
DPRD Banyuwangi mengapresiasi lonjakan 47 ribu wisatawan saat libur panjang. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI – DPRD Banyuwangi mengapresiasi tingginya kunjungan wisatawan selama libur panjang Kenaikan Isa Al-Masih pada 14-17 Mei 2026. Lonjakan wisatawan tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, sebanyak 47.478 wisatawan berkunjung ke Banyuwangi selama empat hari libur panjang. Dari jumlah tersebut, 46.685 merupakan wisatawan domestik dan 793 wisatawan mancanegara.

Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, tingginya kunjungan wisatawan menunjukkan Banyuwangi tetap memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata nasional.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi Banyuwangi. Tingginya jumlah wisatawan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, transportasi, hingga perhotelan,” ujarnya.

Made menilai keberhasilan menarik puluhan ribu wisatawan merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai pemerintah daerah, pelaku usaha wisata, komunitas, hingga masyarakat yang selama ini menjaga kenyamanan dan keamanan destinasi.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga citra pariwisata Banyuwangi. Ke depan, sinergi ini perlu terus diperkuat agar sektor wisata semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.

Selama periode libur panjang tersebut, sejumlah destinasi unggulan Banyuwangi dipadati pengunjung. Hutan De Djawatan menjadi destinasi terfavorit dengan 7.266 wisatawan.

Pantai Pulau Merah menyusul dengan 5.636 pengunjung. Sementara Pantai Marina Boom mencatat 4.965 wisatawan, disusul Kawah Ijen sebanyak 3.297 pengunjung dan Pantai Mustika dengan 2.869 wisatawan.

Selain destinasi alam, objek wisata di kawasan perkotaan juga mengalami peningkatan kunjungan. Banyuwangi Park tercatat dikunjungi sekitar 4.050 wisatawan selama masa libur panjang tersebut.

Lonjakan wisatawan juga berdampak langsung terhadap sektor perhotelan dan penginapan. Sejumlah hotel dan vila di Banyuwangi melaporkan tingkat okupansi yang sangat tinggi, bahkan mencapai 100 persen pada puncak liburan.

Menurut Made, kondisi tersebut menunjukkan sektor pariwisata Banyuwangi memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian daerah. Karena itu, DPRD akan terus mendukung berbagai program penguatan destinasi dan peningkatan kualitas layanan wisata.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis Banyuwangi. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)


» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV