SUARA INDONESIA BANYUWANGI

Legenda Timnas Rahmad Darmawan dan Francis Wewengkang Gabung Persewangi, Era Baru Laskar Blambangan Dimulai

Muhammad Nurul Yaqin - 06 October 2025 | 15:10
Olahraga Legenda Timnas Rahmad Darmawan dan Francis Wewengkang Gabung Persewangi, Era Baru Laskar Blambangan Dimulai
Dari kiri, Coach Rahmad Darmawan (RD), Coach Francis Reynald Wewengkang, bersama manajemen Persewangi Banyuwangi saat perkenalan resmi. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Persewangi Banyuwangi resmi memperkenalkan dua sosok pelatih anyar, Rahmad Darmawan (RD) sebagai Technical Advisor dan Francis Reynald Wewengkang sebagai pelatih kepala. Manajemen klub berjuluk Laskar Blambangan ini yakin kehadiran dua legenda sepak bola Indonesia itu akan membawa tim melangkah ke Liga Nusantara dan level yang lebih tinggi.

Perkenalan digelar di Hedon Cafe Banyuwangi, Senin (6/10/2025). Presiden Persewangi Handoko menyebut bergabungnya dua pelatih top nasional ini sebagai kabar baik bagi masyarakat Banyuwangi.

“Coach RD sudah terbukti membawa Sriwijaya FC dua kali juara Liga Indonesia dan tiga kali juara Copa. Begitu juga Coach Enal, mantan pemain timnas yang sudah berlisensi AFC Pro,” kata Handoko.

Musim lalu, Persewangi berhasil menjuarai Liga 4 Jawa Timur dan melaju hingga 16 besar putaran nasional, hanya selangkah lagi menuju promosi ke Liga Nusantara. Capaian itu menjadi motivasi besar bagi manajemen untuk menuntaskan target promosi di musim ini.

Kehadiran dua pelatih berpengalaman ini diharapkan membawa perubahan signifikan bagi performa Persewangi. Handoko mengatakan, keputusan memilih Rahmad Darmawan dan Francis Wewengkang didasari pertimbangan prestasi dan visi jangka panjang klub.

“Target Persewangi musim ini adalah promosi ke Liga Nusantara 2026, sebagai bagian dari target jangka panjang Persewangi untuk bisa menembus Championship League pada 2028 dan Super League pada 2030,” ujarnya.

Komisaris Persewangi Purwo Handoko menambahkan, keberhasilan meyakinkan dua pelatih top nasional ini bukan hal mudah. Ia menegaskan, keputusan tersebut lahir dari presentasi visi besar dan rencana jangka panjang Persewangi “Semoga kedatangan mereka bisa membawa Persewangi semakin naik dan lebih naik lagi,” ujarnya.

Jejak karier Rahmad Darmawan sudah tak diragukan lagi. Pada 2005 misalnya, eks pemain Timnas Indonesia yang juga pernah membela Persija Jakarta sukses membawa Persipura Jayapura menjadi yang terkuat di Liga Indonesia.

Tak heran kalau sampai detik ini nama pensiunan Mayor TNI AL ini masih harum di hati para fans setia Mutiara Hitam. RD juga menorehkan pencapaian serupa kala membesut tim kebangaan warga Sumatera Selatan, Sriwijaya FC.

Dalam kurun waktu dari 2007 hingga 2010, di bawah telunjuk Rahmad Darmawan Laskar Wong Kito merengkuh gelar Liga Indonesia 2007/2008 serta trofi yang tak bergengsi lainnya, yakni Copa Indonesia 2007/2008, 2008/2009, dan 2010.

RD mengaku tertarik bergabung dengan Persewangi karena melihat keseriusan manajemen dalam membangun klub secara jangka panjang. “Saya tertarik karena mereka tidak bicara hanya soal juara, tapi soal proses dan keberlanjutan. Mereka ingin membangun klub yang tidak sekadar membeli pemain, tapi juga mencetak pemain,” ungkap RD.

Meski kini berstatus sebagai Technical Advisor di Persewangi, Rahmad Darmawan mengaku masih memiliki motivasi untuk kembali menukangi klub profesional di Liga Indonesia. “Saya masih memiliki semangat untuk melatih satu klub di Liga Indonesia. Tapi di Persewangi, saya akan membantu dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Begitupun Jejak pelatih kepala Persewangi yang baru, Francis Reynald Wewengkang mencakup perjalanan karirnya sebagai pemain Timnas Indonesia, legenda Persija Jakarta, hingga menjadi pelatih berlisensi AFC Pro, menjabat sebagai asisten dan pelatih kepala di berbagai klub seperti Persita Tangerang, Sriwijaya U-19, dan caretaker RANS Nusantara FC, serta pelatih klub muda Binna Banua.

Ia menyebut bergabungnya dengan Persewangi bukan kebetulan, melainkan panggilan untuk ikut mengembangkan sepak bola Banyuwangi. “Saya yakin ini bukan kebetulan, tapi bagian dari rencana Tuhan. Saya melihat semangat besar manajemen dan masyarakat Banyuwangi untuk mengembalikan kejayaan Persewangi,” ujar Coach Enal.

Coach Enal mengaku siap menjalankan amanah besar ini dan berharap bisa membawa Persewangi naik kasta. “Kalau Coach RD bicara rencana jangka panjang lima tahun, saya punya target jangka pendek. Dalam dua bulan ke depan, tim ini harus siap tampil dan naik ke level berikutnya,” tegasnya. (*)


» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV