SUARA INDONESIA BANYUWANGI

RS Mata Undaan Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis di Banyuwangi, Sasar Puluhan Pasien

Muhammad Nurul Yaqin - 21 June 2025 | 13:06
Kesehatan RS Mata Undaan Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis di Banyuwangi, Sasar Puluhan Pasien
Dokter spesialis mata dari RS Mata Undaan (RSMU) Surabaya saat mengoperasi pasien katarak di ruang bedah RS Al Huda Banyuwangi, Sabtu (21/6/2025). (Foto: Ist).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - RS Mata Undaan (RSMU) Surabaya menggelar operasi katarak massal gratis di Banyuwangi. Operasi berlangsung di ruang bedah RS Al Huda Banyuwangi, Sabtu (21/6/2025).

Puluhan pasien lansia menerima manfaat dari program ini. Mereka telah melalui proses skrining ketat sejak April 2025. Sebanyak 50 pasien dinyatakan layak untuk dioperasi. Semua prosedur dilakukan menggunakan teknik modern, phacoemulsification. Teknik ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk memecah lensa keruh.

Prosedur ini memungkinkan tindakan lebih cepat. Sayatan yang dibutuhkan sangat minim. Pemulihan pasien pun menjadi lebih cepat dan nyaman. RSMU memastikan mutu dan keselamatan operasi. Mereka menyiapkan seluruh kebutuhan. Mulai dari obat-obatan hingga mikroskop canggih.

Direktur RSMU, dr. Sahata P.H Napitupulu, menegaskan, RSMU berkomitmen terus berupaya menurunkan angka kebutaan akibat katarak, khususnya di wilayah Jawa Timur. 

RSMU juga berupaya mengembalikan penglihatan bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi kualitas hidup yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat Banyuwangi. 

“Sebagai rumah sakit mata dengan layanan terlengkap, kami ingin menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah,” kata dr. Sahata.

Pasien katarak menunggu giliran operasi. (Foto: Ist).

Ia mengatakan, bakti sosial ini dalam rangka memperingati HUT RSMU ke-92. Selama ini baksos dilakukan di sekitaran wilayah Surabaya.

“Sekarang kita coba yang berbeda. Ini istimewa saat kami datang ke RS Al Huda. Di sini sudah berpengalaman untuk melaksanakan bakti sosial operasi katarak. Karena semua fasilitasnya mendukung,” ungkapnya.

Operasi ini dibagi dalam dua sesi sejak pukul 08.00 WIB. Sebanyak empat dokter spesialis mata dari RS Mata Undaan Surabaya dr. Togar Sitorus; dr. Dini; dr. Oggy Satriya; dan dr. Sahata P.H Napitupulu, bertugas secara bergantian selama proses operasi. 

Selain itu, salah satu dokter mata dari RS Al Huda, dr. Yoan, juga turut menangani pasien di ruang operasi secara terpisah.

Dirut Utama Bina Sehat Group yang membawahi RS Al Huda, dr. Faida menambahkan, RS Al Huda bersyukur bisa bekerja sama dengan RSMU. Sehingga pasien tidak perlu jauh-jauh datang ke Surabaya.

Proses skrining pasien katarak sebelum operasi. (Foto: Ist).

Menurutnya, pelayanan operasi katarak di RS Al Huda sudah berjalan bertahun-tahun. Banyak mitra yang digandeng oleh RS Al Huda. Salah satunya adalah RS Mata Undaan Surabaya, yang menjadi senter mata terbaik di Jatim.

“Kami berharap kerjasama ini bisa berlanjut sebagai satu kerja sama rujukan tenaga ahli,” ucapnya.

Pasien yang mengikuti operasi menunjukkan antusiasme. Mereka juga mengungkapkan rasa syukur mendalam. Ini kesempatan yang sangat mereka nantikan.

Anik Asmorowati, 59 tahun, salah satu peserta, berbagi kisahnya. Awalnya ia sempat gugup, karena ini pertama kali masuk ruang operasi.

“Tapi setelah tahu saya terpilih dan dijelaskan prosesnya, saya jadi lebih tenang. Saya bersyukur sekali bisa ikut operasi ini,” ungkap Anik, lega.

Setelah operasi, semua pasien pulang dalam kondisi stabil. Mereka juga menerima paket obat lengkap. Ada tetes mata dan obat minum untuk tujuh hari.

Kontrol pasca operasi dijadwalkan keesokan harinya, 22 Juni 2025. Ini untuk memastikan pemulihan berjalan optimal. Tanpa ada komplikasi yang tidak diinginkan.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV