SUARA INDONESIA
Banner

Wisata dan UMKM Songgon Banyuwangi Digeliatkan Kembali, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

BANYUWANGI- Pemulihan ekonomi baik di sektor pariwisata dan UMKM di Banyuwangi kembali digeliatkan setelah terpukul karena dampak pandemi Covid-19.

Salah satunya destinasi wisata dan UMKM di Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Pokdarwis Songgon bersama UMKM Songgon melakukan giat bersinergi untuk menyongsong kebangkitan ekonomi.

Kegiatan yang dipusatkan lapangan terbuka di Wisata Pinus Songgon ini dihadiri 40 pelaku MMKM Songgon beserta pengurus destinasi wisata setempat.

Pengurus UMKM Songgon, Suhartatik (35) menyampaikan, kolaborasi ini perlu dilakukan sebagai langkah awal kebangkitan pelaku usaha kecil dan pelaku wisata.

"Rencana kerjasama ini menjadi satu kebutuhan besar, pelaku wisata dan UMKM songgon berkolaborasi menguatkan usaha bersama," ungkapnya, Senin (1/2/2021).

Menurut dia, kolaborasi antara pelaku UMKM dan pelaku wisata songgon akan semakin membuka jalan guna menambah jaringan pasar untuk mengenalkan produknya.

"Dengan kolaborasi dengan pokdarwis, kami ingin bersama teman teman UMKM Songgon mengembangkan usaha dan jaringan agar produk kami bisa dikenal luas," jelas Suhartatik.

Terpisah M Diccky (27), Pengurus Asosiasi Pokdarwis Songgon menyambut komunikasi kerjasama dengan harapan besar bisa saling mengisi dan membesarkan songgon.

"Kerjasama antara pokdarwis dan UMKM adalah kebutuhan mutlak, sebab keduanya memiliki maksud dan tujuan yang sama yaitu sama mencari pelanggan dan jaringan," ujarnya.

Diccky menyebut, kerjasama yang dibangun antara pokdarwis dan pelaku UMKM Songgon ke depan diharapkan menopang pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah Songgon.

"Inisiasi bersama ini langkah awal membangun komunikasi kami berharap bisa saling bersinergi dan saling menguatkan untuk Songgon tercinta agar lebih dikenal di luar," katanya.

Upaya yang nantinya dilakukan untuk menumbuhkan ekonomi, dalam waktu dekat pihaknya akan menggagas event bersama dengan UMKM Songgon.

"Insyaallah setelah Februari atau awal Maret kita bikin pameran bersama Umkm Songgon kita cari waktu yang tepat, ketika proses vaksinasi usai dan kunjungan wisatawan mulai pulih kembali," ungkapnya.

"Yang jelas kami optimis kerjasama ini akan berefek besar bagi pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Songgon dan Banyuwangi pada umumnya," sambung Diccky.

Selain rencana event Pokdarwis dan pelaku Umkm Songgon, pihaknya berniat merealisasikan pusat oleh oleh khas Songgon untuk para wisatawan yang berkunjung ke destinasi. (*)

Apa Reaksi Anda?