SUARA INDONESIA
Banner

Awalnya Kumuh, Waduk Lecari Banyuwangi Kini jadi Objek Wisata

BANYUWANGI- Waduk Lecari yang berada di Dusun Sumberejo, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, yang awalnya kumuh tak terawat dan banyak sampah kini menjadi tempat wisata yang indah dan asri.

Waduk Lecari merupakan bagian dari sungai yang mengalir di perbatasan Desa Wringinagung dan Desa Tegalsari. Sungai tersebut dibendung hingga menjadi waduk yang dimanfaatkan untuk pengairan sawah.

Berkat inisiatif dan tekat warga setempat, serta dorongan dari desa, pendampingan kecamatan serta dinas terkait, waduk itu mengalami perubahan. Warga desa mulai bergerak untuk memaksimalkan potensi waduk dengan mengembangkan sektor perikanan dan pariwisata.

Kreatifitas warga mengundang decak kagum dari semua khalayak. Termasuk Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang turut mengapresiasi hasil kreasi dari warga tersebut.

“Saya memberikan apresiasi kepada warga yang telah berinovasi, mengangkat potensi yang ada di desa ini. Memanfaatkan waduk sungai yang tadinya kotor, berhasil dirubah menjadi kawasan yang menarik,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (3/12/2020).

Dalam kunjungannya, Bupati Anas turut serta melakukan penebaran 40 ribu benih ikan nila merah di Waduk Lecari.

“Selama ini Pemkab mendorong warga untuk memaksimalkan potensinya bukan sekedar untuk menciptakan pariwisata. Tapi yang terlebih penting bagaimana mengubah budaya warga menjadi lebih baik,” ujar Anas.

Lanjut Anas, yang tadinya masih ada kebiasaan BAB di sungai sekarang sudah hilang, yang tadinya membuang sampah di sungai sekarang justru merawatnya. "Sudah saatnya sungai tidak lagi menjadi halaman belakang tapi menjadi wajah desa yang indah dan membanggakan,” ajaknya.

Wisata Waduk Lecari sendiri saat ini menawarkan sejumlah fasilitas menarik yang bisa dinikmati pengunjung. Kawasan tersebut disediakan perahu dayung dan kayuh yang bisa disewa pengunjung.

Selain itu, di waduk ini wisatawan juga bisa menyalurkan hobi memancing di tempat pemancingan yang sudah disediakan.

Ragam kuliner olahan ikan air tawar turut dijajakan pedagang warung yang ada di Waduk Lecari. Semakin menambah sensasi bagi para pengunjung yang datang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Hary Cahyo Purnomo menambahkan wisata Waduk Lecari turut didukung oleh dinas sejak tahun 2018 melalui program Cipta Wisata Barkanli (tebar Ikan di Kali). Warga diajak memelihara ikan keramba dengan spesialisasi ikan patin sebagai hasil unggulan desa.

“Dulunya waduk tidak terawat dan penuh sampah, lalu kami ajak warga melalui kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) dan Pokdarwis untuk memperbaiki lingkungan hingga budidaya benih ikan kami bagikan, termasuk benih patin yang ada saat ini,” ujar Hary.

Hingga saat ini, warga terus mengembangkan potensinya, tidak hanya melakukan budidaya tapi hingga menjadi destinasi pariwisata.

“Alhamdulillah dengan sinergi antara dinas, kecamatan, desa dan warga potensi waduk Lecari bisa terus berkembang. Bahkan sudah menjadi jujugan warga untuk menikmati waktu di tempat tersebut,” harapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?