SUARA INDONESIA
Banner

Penjelasan Pelatih Persebo Bondowoso Kalah Telak Lawan Persewangi Banyuwangi

BANYUWANGI- Pelatih Persebo Muda Bondowoso Nabila Fitria angkat bicara atas kekalahan tim asuhnya dari Persewangi Banyuwangi di laga penentu lolos kualifikasi Grup N Liga 3 Jatim 2021.

Persebo Muda Bondowoso mengalami kekalahan telak melawan Persewangi Banyuwangi dengan skor 1-5 pada laga penentu menuju babak 32 besar, Kamis (18/11/2021) di Stadion Diponegoro Banyuwangi.

Persewangi mencetak keunggulan lewat Delvin Taplo pada menit ke-6, Zidane Aldrin Costant Pulanda menit 34, Alvian Nanda Prayoga di menit 68, Kaleb Sobor pada menit 80, dan satu lagi gol bunuh diri tim Persebo di menit 41. 

Sementara gol semata wayang Persebo Muda Bondowoso dibuat oleh kapten kesebelasan Muhammad Rizki di menit ke-8.

Pelatih Persebo mengakui kekalahan, dikarenakan Persewangi diuntungkan bermain di kandangnya sendiri.

Kekalahan Persebo juga dipengaruhi adanya kurang percaya diri dari para tim yang ia besut. Mental Persebo jatuh saat tim pertanahan membuat kesalahan melakukan gol bunuh diri.

"Gol bunuh diri ini membuat mental kita turun. Jadi ada beberapa yang seharusnya bisa diperbaiki bisa ditutup, membuat pemain sudah tidak balance lagi mentalnya," kata Nabila usai pertandingan.

Sebenarnya, kata dia, pada babak pertama Persebo bisa megimbangi pemain Persewangi bahkan dapat menyamakan kedudukan 1-1.

"Namun di babak kedua, ada banyak minus disitu terutama finishing, kita banyak on target, cuman proses mengkonversi jadi gol kita kurang," imbuhnya.

Dia mengaku, terciptanya gol ke-4 dan ke-5 dari Persewangi, hal itu murni kesalahan dari pemain belakang Persebo.

"Mungkin gol ke 4 gol ke 5 itu udah murni dari kesalahan pemain belakang kami. Menurut kami, Persewangi sebagai tuan rumah lebih kuat setelah mereka bisa memasukkan gol ke tiga tadi," tandasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?